Jujur saja, saya bukan tipe orang yang mempersoalkan ibadah, apa lagi saal fiqih. Saya tipe orang yang kurang tertarik mendebatkan m...

27062015 | Ihdina, ya Rabb


Jujur saja, saya bukan tipe orang yang mempersoalkan ibadah, apa lagi saal fiqih. Saya tipe orang yang kurang tertarik mendebatkan mana yang lebih benar, bersedekap atau tidak, berqunut atau tidak, Shalat Tarawih 8 rakaat atau 20 rakaat. Bagi saya asal ada dalil, why not asal ada tuntunan yang sesuai dengan al Qur'an dan as Sunnah kenapa tidak. Mereka yang shalat 8 rakaat menyebutkan dalil dari hadits-hadits, yang 20 rakaat menyebutkan bahwa ianya memang buah kebijaksanaan dari sahabat tetapi tidak ada yang porsi yang melanggar kaidah. Saya akan menghormati kedua pendapat, atau bahkan ketiga, keempat? Asalkan hal itu tidak menjadi bibit perpecahan ummat.
Tetapi terhenyak, tersentak, dan ah, apalah, bingung saya saat menemukan link ini, mereka punya dalil, ah entah, Ihdina, Ya Rabb.
Ihdina, ya Rabb . . .
di tengah kebisingan

0 komentar: