Mencari teman dan partner adalah salah satu hal yang sulit di dunia ini. Sebab bagi seorang muslim, teman bukan hanya seseorang yang m...

04072015 | PR Lama

Mencari teman dan partner adalah salah satu hal yang sulit di dunia ini. Sebab bagi seorang muslim, teman bukan hanya seseorang yang mendukung kita di setiap waktu, tetapi ia juga yang menasihati kita di kala salah, menguatkan kita di kala terpuruk, dan yang bersama-sama menemani kita menuju kampung halaman. Soal hal ini Imam Syafi'i pernah melantunkan syair: 
"Jika aku tidak menemukan seseorang teman yang bertaqwa, maka kesendirianku lebih nikmat daripada teman buruk yang kutemani" 
Soal teman, saya beruntung menemukan beberapa ikhwah fillah dan seorang ustad yang luar biasa di sebuah majelis bernama PRG, Pengajian Remaja Gaul. Sebuah majelis yang tumbuh dari ekskul kaligrafi - bertransformasi menjadi ekskul bahasa Arab - hingga pada akhirnya mengkristal menjadi majelis ilmu yang tidak biasa. 
Ber-'profesi' sebagai pelajar membuat banyak waktu saya (dan mungkin kami) tersita dengan aktivitas ilmu pengetahuan maupun organisasi, yang menimbulkan konsekuensi berkurangnya waktu kami mengkaji tsaqofah dan khazanah islamiyah. Melalui PRG, pada akhirnya saya (dan mungkin kami) dapat menikmati segarnya mata air kelimuan Islam. Di luar dari itu, PRG juga memberikan 'hak-hak' kami sebagai seorang remaja di zaman gendeng ini, sehingga tidak hanya khazanah keislaman yang kemudian kami dapat, tetapi juga tentang 'ilmu-ilmu rahasia' yang rahasia.  
Jadi saya fikir bukan lebay jika saya mengibaratkan PRG sebagai sebuah oase yang meyejukkan di hamparan padang pasir yang kering, panas, dan menggalaukan. 
Harapan saya, semoga majelis yang mulia ini bisa terus eksis sampai kepada anak dan cucu kami nanti, ya setidaknya agar kitab-kitab yang kami pelajari bisa dikhatamkan. Semoga Allah senantiasa menganugrahkan keberkahan, rahmat, dan ridho-Nya, terkhusus pada guru-guru kami, orang tua kami, dan semua pecinta ilmu. aamiin.
mencoba menjawab pr

0 komentar: