Setiap anak memiliki kelebihan dan bakatnya masing-masing. Setiap anak membangun dunia dalam bidangnya masing-masing. Jadi, di sampi...

Hari Anak 2015

 
Setiap anak memiliki kelebihan dan bakatnya masing-masing. Setiap anak membangun dunia dalam bidangnya masing-masing. Jadi, di samping kau menumbuhkan minat anakmu terhadap sesuatu dan mendorongnya untuk mempelajari ilmu-ilmu dasar yang umum, kau juga harus menemukan dan mengembangkan bakat mereka.

Manusia adalah makhluk social. Anak adalah makhluk sosial baru. Mereka akan belajar di masyarakat dan berkarya untuk masyarakat. Jangan biarkan engkau merenggut jiwa sosial mereka saat kau memanjakan mereka dengan gadget-gadget canggih dan layar-layar sempit.

Hak anak adalah bermain. Bermain sambil belajar, bukan belajar sambil bermain, apalagi bekerja sambil dieksploitasi. Kemajuan dalam bakat mereka merupakan hal yang baik, tetapi jangan sampai mereka kehilangan kegembiraan bermain. Anak yang berprestasi adalah kebanggaan bagi setiap orang tua, tapi jangan sampai keinginanmu untuk bangga akan mereka justru mengecewakanmu di suatu saat nanti.

Anak perlu role model. Nilai dalam diri anak adalah hasil didikan. Didik dan beri contoh nilai-nilai yang telah kau anggap baik bagi mereka. Jangan hanya menuntut mereka menjadi sesuatu yang tidak pernah kau lakukan. Perhatikan lingkungan sekitarmu, sebab anak akan meniru kehidupan yang dekat dengan mereka. Biarkan dia matang dengan sempurna, bukan setengah matang apalagi matang karbitan.

Kebutuhan anak bukan hanya nutrisi badan, tetapi juga nutrisi otak. Anakmu bukan hanya butuh makanan lezat, tetapi juga ilmu yang segar dan menyejukkan. Sudah hak bagi seorang anak untuk tumbuh kuat dan sehat fisik dan rohaninya.

Tanpa uang semua bukan apa-apa, tapi uang bukanlah segalanya. Anakmu tidak hanya butuh uangmu tetapi juga kehadiran, pelukan, ciuman, gurauan, bahkan marahan (baca: nasihat)-mu. Uang tidak akan membeli waktu, kesempatan, kesan, dan ingatan ketika kau bermain dengannya, bersenda gurau dengannya, atau bahkan ketika kau memarahinya.

Terakhir, siapkan dirimu untuk menjadi orang tua yang hebat bagi mereka! Yang baik akan mendapatkan yang baik dan dibalik kebaikan setiap anak ada peran hebat kedua orang tuanya.

untukmu, Aku di masa depan
Aku

0 komentar: